
Pabelan, Rabu, 12 November 2025 – Perkembangan teknologi digital membawa banyak manfaat bagi dunia pendidikan, termasuk bagi para santri. Kemudahan akses informasi menjadi tantangan baru bagi orang tua dan para santri dalam menjaga batasan privasi dan etika bermedia sosial sesuai ajaran Islam. Dalam membimbing anak, orang tua memiliki peran penting untuk mengajarkan agar menggunakan teknologi secara bijak, aman, dan berakhlak mulia.
Orang tua sebagai pendidik pertama di rumah perlu menjadi teladan digital bagi anak-anaknya. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
1. Membangun Komunikasi yang Baik antara Orang Tua dan Santri
Orang Tua sebagai contoh dan teladan digital bagi santri perlu mengajarkan pemahaman dan etika digital. Ajaklah anak berdialog tentang pengalaman mereka di dunia maya. Saat ini, komunikasi menjadi lebih mudah dengan adanya ponsel dan internet. Orang tua dapat menghubungi anaknya melalui WhatsApp, video call, atau media sosial. Orang tua perlu mengajarkan komunikasi yang bijak dengan santri.
2. Menetapkan Batasan Waktu dalam Menggunakan Alat Digital
Orang tua perlu menetapkan batasan waktu dalam menggunakan alat digital kepada santri ketika santri berada di rumah, seperti pada saat liburan semester. Hal tersebut bertujuan:
- a. Membatasi santri agar tidak kecanduan Orang tua memberi batasan waktu kepada santri ketika menggunakan ponsel dan internet. Dengan demikian, ketika santri berada di rumah, mereka tidak terus-menerus menatap layar.
- b. Menjaga Kesehatan Fisik Penggunaan alat digital yang berlebihan dapat menyebabkan menurunnya kesehatan fisik. Misalnya, menatap layar ponsel terus-menerus menyebabkan mata menjadi lelah. Penggunaan alat digital yang berlebihan juga dapat menyebabkan stres dan kecemasan.
3. Mengajarkan Literasi Digital Islami pada Anak
Mengajarkan literasi digital Islami pada anak berarti membekali mereka dengan keterampilan teknologi yang cerdas dan bijak berdasarkan ajaran Islam. Literasi digital Islami ini berlandaskan pada nilai agama yang sudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan dimulai dari keteladanan orang tua.
4. Menjaga Privasi Diri dan Orang Lain
Orang tua mengajarkan anak agar menjaga privasi diri sendiri dan orang lain dalam penggunaan alat digital. Menjaga privasi diri dan orang lain sangatlah penting agar privasi tersebut tetap terjaga.
Beberapa panduan Islami dalam menjaga privasi digital bagi santri:
- Jangan mengunggah foto atau video pribadi tanpa pertimbangan aurat dan kehormatan.
- Hindari berbagi lokasi yang dapat membahayakan diri.
- Gunakan media sosial untuk dakwah, berbagi ilmu, dan kebaikan.
- Jangan menyebarkan konten sensitif, gosip, atau hoaks, walaupun sekadar “berbagi”.
5. Menguatkan Iman dan Akhlak
Peran orang tua sangatlah penting dalam menguatkan iman dan akhlak anak dalam penggunaan alat digital. Penggunaan alat digital perlu disertai pengawasan dan pendampingan orang tua. Orang tua harus menjadi contoh yang baik dalam penggunaan alat digital dan menanamkan keyakinan akan keesaan Allah bahwa setiap perbuatan, baik di dunia nyata maupun digital, dilihat dan dicatat oleh Allah SWT.
